Sabtu, 31 Juli 2021 | 05:49:18 WIB

PN Tobelo Gelar Sidang Perdana Perkara Pengrusakan Plano PSU Pilkada Di Supu

Senin, 21 Juni 2021 | 22:22 WIB
PN Tobelo Gelar Sidang Perdana Perkara Pengrusakan Plano PSU Pilkada Di Supu

Foto dok,Kantor Pengadilan Tobelo Kabupaten Halut

Lindo Halut - Pengadilan Negeri Tobelo Kabupaten Halmahera Utara menggelar sidang Perdana Perkara Pidana Pengrusakan Plano Perhitungan Suara PSU Pilkada Kabupaten Halut di Desa Supu Kecamatan Loloda Utara Kabupaten Halmahera Utara, yang berlangsung diruangan sidang PN Tobelo, Senin (21/6/2021) pukul 14.40 Wit. Sidang yang berlangsung itu diruangan Sidang PN Tobelo di Pimpin langsung oleh Hakim Ketua Sugeng Harsoyo yang didampingi oleh Hakim Anggota Hendra Wahyudin dan Mohammad Salim Hafid, sementara Jaksa Penuntut Kejari Halut Agus Wirawan serta didampingi anggotanya dan dengan Terdakwa " JAMALUDDIN PALARUY ALIAS UDIN ". 

             Sidang yang digelar dengan agenda pembacaan Dakwaan itu disampaikan oleh Jaksa Penuntut dan usai pembacaan Dakwaan Mejelis Hakimpun langsung melanjutkan pemeriksaan saksi saksi sebanyak 3 orang yakni Ikhwan Tanjung (anggota PPK Lolut), Delfin Andalangi (anggota Panwascam Lolut), dan saksi Testus Bolaha (anggota PAM TPS Supu dari Polres Halut).                    " Penyampaian saksi oleh Deflin katakan bahwa sebelum terjadinya insiden penyobekan, sempat terjadi keberatan yang disampaikan Terdakwa seputar pelaksanaan PSU seperti keberatan soal saksi dari Paslon FM Mantap dan masih adanya PPK dalam ruangan pencoblosan PSU hingga akhir terjadi keributan yang berujung pada penyobekan," jelas Delfin. 

          " Kata saksi Deflin, Terdakwa sebenarnya saksi mandat dari Paslon nomor urut 02 JOS, yang hanya tugasnya mengawal proses pelaksanaan perhitungan, dan saya (Deflin saksi) secara langsu g tidak melihat Terdakwa yang merobek kertas Plano tersebut, tapi saya hanya melihat kericuhan dan sudah terlihat kertas Plano dalam keadaan sobek," paparnya.     

            " Selanjut Ikhwan (saksi) menyampaikan bahwa saat kejadian saya memang ada didalam akan tetapi, saya tidak melihat siapa yang merobek, karena saya sedang melindungi kotak suara, tapi hanya melihat Terdakwa memegang kertas Plano yang sudah sobek dan setelah kejadian itu pelaksanaan perhitungan suara PSU tidak dapat dilanjutkan, dan setelah berkoordinasi dengan Panwascam dan Bawaslu Halut akhirnya di Rekomendasikan untuk Take Over ke Kabupaten atau KPU Halut," ungkap Ikhwan.               " Sementara saksi Testus menjelaskan kepada Hakim, bahwa Saya melihat kertas Plano sudah diluar ruangan TPS dalam kondisi tergulung dan sobek, tapi tidak tau siapa yang menaruh diluar, karena awalnya saya mendengar suara keributan diarena TPS 1 Desa Supu,dan lalu mendekati lokasi keributan untuk melerai," terangnya.                       Kemudian para Hakim setelah usai pemeriksaan saksi saksi, Hakimpun menunda sidang tersebut dan menyampaikan bahwa sidang lanjutan akan di gelar pada hari Selasa 22 Juni 2021 dengan agenda masih pemeriksaan saksi saksi.   ( Jef )

 

 

Berita Terkait