Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:36:24 WIB

Tandatangan MOU Smart City 2021 Oleh Bupati Halut Dengan Kominfo RI Secra Virtual

Kamis, 22 Juli 2021 | 00:08 WIB
Tandatangan MOU Smart City 2021 Oleh Bupati Halut Dengan Kominfo RI Secra Virtual

Foto dok, tandatanga MOU Bupati Halut Smart City 2021

Lindo Halut - Penandatanganan Nota Kesepakatan Implementasi Kota Cerdas ( Smart City) tahun 2021, oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI pada Kawasan Prioritas Nasional Morotai bersama Pemerintah Daerah (Pemda ) Halmahera Utara, yang digelar secara Virtual, yang telah berlangsung diruangan Metting Fredy Tjandua, Rabu (21/7).
             Bupati Halut Ir.Frans Manery sendiri yang lakukan penandatanganan kesepakatan tersebut dengan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan diisaksikan oleh Kordinator LAIP Hasyim Gautama dan para petinggi Kementeria, sementara Bupati Halut didampingi oleh Wakil Bupati Muchlis Tapi Tapi,SAg,Ketua DdPRD Halut Yulius Dagilaha, Pj Sekda Halut Drs.E J Papilaya,M.Tp, Kepala Dinas Kominfo Halut Drs.Deky Tawaris,MM serta para pemimpin OPD terkait.
            Kordinator LAIPD Hasyim Gautama menyatakan bahwa Penandatanganan Nota Kesepatakan antara Kkementerian Kominfo dengan Kota/Kabupaten dikawasan Parawisata Prioritas merupakan tiitkk toolak penting bagi perluasan inisiasi Kota Cerdas (Smart City) dan juga untuk pengembangan sektor Pemerintahan digital Indonesia," kata kordinator LAIPD saat sambutannya.
            Menurut ia, Kementerian Kominfo bersama dengan beberapa Kementerian dan Lembaga terkait lainnya telah menginisiasikan Gerakan Menuju Smart City di 100 Kabupaten/Kota dan saat ini program tersebut telah memasuki masa evaluasi," jelas Hasyim .
           Sementara kata Hasyim, untuk tahun 2021 Kominfo melanjutkan Gerakan Menuju Smart City tersebut dengan memperluas pendampingan pengembangan Kota Cerdas di kawasan pariwisata prioritas nasional yang tentunya dibutuhkan kerjsama serta  dukungan dari semua pihak," harapnya.
              Sementara Direktur Jenderal Layanan Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan , program ini menekankan pada 6 pilar utama Smart City yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Environment," ucap Semuel.
              Dia Menambahkan, Pemerintah telah mencanangkan program Akselerasi Transformasi Digital yang menyasar empat sektor utama, yaitu infrastruktur digital, ekonomi digital, pemerintahan digital, dan juga masyarakat digital," terangnya.
           Diperjelasnya, hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan akses dan optimalisasi penggunaan teknologi bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk bagi daerah 3T yaitu (terdepan, terluar, tertinggal),serta  wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas", ungkapnya.
             Semuel katakan, bahwa Gerakan Menuju Smart City hadir untuk memberikan panduan bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalisasikan penggunaan teknologi untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.
          Digitalisasi akan mempercepat proses, mengefisiensikan pekerjaan, dan memaksimalkan layanan, yang berujung pada meningkatnya kepuasan masyarakat akan pelayanan pemerintah," katanya.
            Tujuan besar dari seluruh upaya transformatif ini adalah agar seluruh masyarakat Indonesia, di manapun mereka berada, mendapatkan manfaat maksimal dari perkembangan teknologi digital yang sedang berlangsung," terangnya.
           Diakhiri dengan ucapan terima kasih oleh Bupati Halut Ir.Frans Manery serta Apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Halmahera Utara dalam Program Smart City Tahun 2021.
         Kami sangat merespon dengan baik atas kerjasama ini , dengan harapan kabupaten Halmahera utara bisa menjadi kebupaten yang berkinerja baik dengan menerapkan pengimplementasian teknologi secara inovatif, efektif ,efisian baik dalam infrastrukur ekonomi ,sosial dalam sebuah kawasan sehingga meningkatkan pelayanan dan mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik," tutup Bupati.   ( Jef )

Berita Terkait