Selasa, 21 September 2021 | 20:54:49 WIB

Persoalan Lahan, PT EFI , Forkopimda Dan Pemilik Lahan Bersama Pemda Halut Gelar Pertemuan

Kamis, 5 Agustus 2021 | 21:45 WIB
Persoalan Lahan, PT EFI , Forkopimda Dan Pemilik Lahan Bersama Pemda Halut Gelar Pertemuan

Foto dok, PT Efi gelar pertemuan bersama Pemda Forkopimda serta pemilik lahan

Lindo Halut - Persoalan lahan milik warga Desa Gulo Kecamaam Kao Utara belum juga kunjung usai, kini digelar  Pertemuan Para Pemilik Lahan bersama PT. EMERALD FERROCHROMIUM INDUSTRY (PT.EFI) serta Forkopimda Halmahera Utara, yang berlangsung diruangan Meeting Fredy Tjandua Kantor Bupati Halmahera Utara Jalan Kawasan Pemerintahan Nomor 1 A Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku, Rabu (04/08/2021).

               Pertemuan tersebut dibuka langsung oleh Pj.Sekda Drs.E.J Papilaya, MTP katakan bahwa, pertemuan ini antara pihak Perusahan PT.EFI dan pemilik Lahan, dan  kehadiran kita semua untuk sama sama mencari solusi, berpikir bersama sama dan mencari keputusan bersama sama.

              Selanjutnya kata Sekda, terkait dengan harga lahan akan ditetapkan oleh Pemerintah Daerah, dan diberikan waktu selama 3 hari bagi pemilik lahan agar dapat berpikir dan setelah itu kita semua turun ke lokasi untuk mendengar keputusan dari smeua pemilik lahan tersebut," jelas Sekda.

                Wakil Bupati Muchlis Tapi Tapi menyampaikan ucapan terima kasih karena selama ini terkatung katung, dan berharap ada titik temu yang menjadi Malasah kita bersama," ucap Wabup.

           Kata Muchlis, perlu diketahui bahwa PT.EFI sudah masuk area Proyek Strategis Nasional Statusnya sama dengan PT.NHM, maka  Pemerintah Daerah Halmahera Utara perlu turun tangan untuk menangani Problem yang ada di Perusaha EFI tersebut," ungkanya. 

           Menurut Wakil Bupati, di undang bersama sama semua ini dengan maksudnya untuk kita Sosialisasi bagaimana tanggapan masyarakat dan mencari Solusi, karena tahapan kita sekarang ini  untuk Negosiasi," kata Wabup.

              Perlu diketahui tambah Wabup, bahwa lahan yang kemudian jadi permasalahan ini tidak memiliki Dokumen atau Surat yang menyatakan Ukuran sehingga ini juga bisa menjadi Problem," cetusnya.

              Sehingga kata Wabup, kami selaku Pemerintah Daerah akan mengacu ke data Perusahan yang sudah menghitung luas areal para pemilik lahan yang Singkron dengan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Halmahera Utara (BPN)," terangnya. 

                Selain itu Maneger PT.EFI Sigit Ari Wibowo sampaikan terima kasih dan harapannya agar ada dukungan dari semua pihak baik masyarakat dan Pemerintah Daerah.

             Menurut Menager PT.EFI Sigit Ari Wibowo katakan bahwa kita berdasarkan Keputusan Bupati Halmahera Utara, NJOP dan Tanam Tumbuh Kabupaten Halmahera Utara.

             Keputusan Bupati Halmahera Utara Nomor 181.1/151/HU/2014, Tentang Penetapan Harga Dasar Tanah dan Tanam Dalam Daerah Kabupaten Halmahera Utara dan Harga Tanah Berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) 1.700/m2. 

            Sehingga dari itu kata Sigit, PT.EFI menaikan harga Tanah menjadi Rp. 3.000/M2, dan harga Tanam Tumbuh Kelapa Rp.150.000,- dan itu menjadi gambaran dan dasar kami," jelas Sigit.

Tambah Sigit, terkait harga kita bisa negosiasi di tarif yang wajar, karena kami PT EFI ada bajet khusus pembebasan lahan.

Terkait PHK karyawan, Sigit juga membenarkan itu, namun tetapi itu semua persoalan lahan juga, harapan kami jika perusahan sudah peroperasi kembali dan karyawan yang sudah di PHK akan kembali lagi bekerja, " papar Sigit.

Harapan Sigit, ketika Perusahan jalan akan menjadi dampak Positif Perikonomian didaerah laingkar industry khusus Desa Gulo dan umumnya Daerah Halmahera Utara, dan Sigit berikan harapan juga, bahwa terkait tenaga kerja ada Non Skil dan Skil tetapi Sigit berjanji agar masyarakat tidak perlu kuatir ketika penerimaan karyawan, karena di tahun depan lanjut Sigit, masuk masa Konstruksi yang butuh banyak karyawan Non Skil, dan kurang lebih 7.800 karyawan yang kami butuh atau buka lamaran dan kita akan membuat pelatihan bagi masyarakat yang mau bekerja, selain itu juga, untuk tahapan Produksi kami akan membuat Program Pemberdayaan Masyarakat dan juga Platihan bagi Masyarakat / Karyawan yang Non Skil agar bisa bekerja di PT EFI dwngan kemampuan Skil yang sudah ada pada mereka, " tutur Manege Sigit Ari Wibowo.

            Turut hadir langsung dalam giat pelaksanaan pertemuan tersebut diantaranya Wakil Bupati Halut Muchlis TapiTapi,S.Ag, Ketua DPRD Halut Yulius Dagilaha, SH, Ketua PN Negeri Tobelo Halut I Gusti Ngurah Ramawijaya,SH,MH, Waka Polres Halut Kompol Alwan Aufat, Kasdim 1508/Tobelo Mayor Info Nuryadi Rusmin, Kejari Halut, Agus Wirawan Eko Saputro,SH,MH , Sekda Halut Drs.E J Papilaya,MTP, Kasat Binmas Polres Halut IPTU Nimrot Muman, Kadis Nakertrans Halut Jefry Hoata, Camat Kao Utara Viktor Tjandua, Kepala Desa Gulo Adentje Mangeteke, Maneger PT.EFI Sigit Ari Wibowo, HRGA PT.EFI Riska Yurdani dan 5 warga pemilik Lahan.   ( Jef ) 

 

Berita Terkait