Jumat, 23 Oktober 2020 | 11:42:52 WIB

Erupsi Anak Krakatau di Selat Sunda

Senin, 24 Desember 2018 | 01:47 WIB
  • Erupsi gunung Anak Krakatau diduga menjadi penyebab tsunami yang menghantam sebagian pesisir pantai selatan Banten dan Lampung, Minggu (23/12/2018).

  • Petir dari awan badai menyambar di balik kepulan asap vulkanis yang terlontar dari kepundan Gunung Anak Krakatau.

  • Erupsi pertama terjadi pada Sabtu (22/12/2018) pukul 17.22 WIB. Tinggi kolom abu teramati sekitar 1.500 meter di atas puncak (sekitar 1.838 meter di atas permukaan laut).

  • Sesuai namanya, Anak Krakatau adalah anak dari Krakatau yang lahir setelah letusan dahsyat ratusan tahun lalu. Keduanya adalah gunung berapi aktif yang sebagian besar badannya berada di bawah permukaan laut.

SELAT SUNDA, LINDO - Erupsi gunung Anak Krakatau diduga menjadi penyebab tsunami yang menghantam sebagian pesisir pantai selatan Banten dan Lampung, Minggu (23/12/2018). Data sementara menyebut dua ratusan orang warga di tewas dan ratusan lagi luka-luka.

FOTO: Antara/Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat/LINDONews