Jumat, 28 Februari 2020 | 12:02:31 WIB

BPBD Pandeglang Nyatakan Korban Meninggal Akibat Tsunami 250 Orang

Senin, 24 Desember 2018 | 20:23 WIB
  • Polisi dan relawan mengevakuasi korban tewas akibat Tsunami yang tertimbun di bawah reruntuhan di kawasan Carita, Banten, Jawa Barat. (FOTO: ANTARA/LINDO)

PANDEGLANG, LINDO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menyatakan jumlah korban meninggal dunia sementara akibat tsunami di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten sebanyak 250 orang.

Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Pandeglang, Lilis, saat ditemui di Pusdalops Pandeglang, Senin (24/12), menyatakan korban meninggal itu hasil temuan di daerah yang terdampak tsunami.

Ia menjelaskan, korban meninggal di Kecamatan Carita, 69 orang, kemudian di Kecamatan Sumur 28 orang dan kawasan wisata Tanjung Lesung 31 orang.

Selanjutnya, kata dia, di Kecamatan Panimbang 74 orang, Labuan 12 orang, Cimanggu 14 orang, Menes 2 orang dan Jiput 1 orang.

Kemudian, lanjut dia, di Kecamatan Cigeulis sebanyak 3 orang, Bojong 2 orang dan Pulau Sangiang 2 orang.

"Ini data sementara karena petugas di lapangan masih terus melakukan pencarian," katanya.

Pemkab Pandeglang mengerahkan sedikitnya lima unit alat berat untuk membantu evakuasi warga yang tertimbun reruntuhan.

Lilis juga mengakui BPBD Pandeglang, terus menyalurkan bantuan pada korban tsunami di daerah ini. Bantuan disalurkan ke lokasi pengungsian, setelah ada permintaan dari tim di lapangan.

"Ada 11 jenis bantuan yang telah kita salurkan pada korban tsunami yang tersebar di beberapa lokasi pengungsian," ujarnya.

Ia mengemukakan, jenis bantuan yang disalurkan yakni mie instan 30 dus, air mineral 14 dus, lauk pauk 8 dus, selimut 31 kembar, family kit 30 paket.

Bantuan lainnya, pakaian anak 50 potong, baju layak pakai 1 karung, sarung 10 buah, beras 1 karung, matras 20 lembar dan kidsware 4 boks.

"Persediaan logistik bagi korban masih cukup banyak, dan segera disalurkan kalau ada permintaan," lanjutnya.

Lilis juga mengatakan, bantuan bagi korban selain dari BPBD, juga dari pihak lain yang langsung disalurkan ke lapangan dengan tetap berkoordinasi dengan BPBD.

Sebagai contoh, tambahnya PT Marga Mandala Sakti langsung menyalurkan bantuan ke warga di Kecamatan Carita, berupa selimut 180 lembar, teh kotak 20 dus dan air mineral 3 dus.

Jumlah pengungsi di Kabupaten Pandeglang sebanyak 3.050 orang yang tersebar di Kecamatan Angsana, Pulosari, Cimanggu, Jiput dan Patia.

(ANT)