Rabu, 08 Juli 2020 | 13:52:09 WIB

Kajati Malut Tetapkan Satu Tersangka Baru Dalam Kasus APBD Halbar

Jum'at, 25 Januari 2019 | 01:29 WIB
  • Kepala seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Malut, Apris R Ligua. (FOTO: MALUKUSANTUN/LINDO)

TERNATE, LINDO - Baru seminggu lebih bertugas sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara Wisnu Baroto sudah mulai menunjukan "tajir" sebagai penegak hukum.

Mantan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menetapkan satu tersangka baru pada kasus korupsi APBD Kabupaten Halbar tahun 2007-2009, yang berinisial R alias Rahman.

Tersangka dalam kasus ini merupakan mantan Bendahara Pengeluaran Bagian Umum dan Perlengkapan Setkab Halbar.

Kepala seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Malut, Apris R Ligua mengatakan penetapan tersangka berdasarkan surat nomor: Print-20/S:/Fd.1/01/2019 tertanggal 24-01-2019.

"Ada perkembangan penidik kasus dugaan korupsi pada bagian umum Penkab Halbar. Dari pemeriksaan saksi maupun alat bukti yang kami peroleh ternyata sudah mengerucut pada seseorang (tersangka)," kata Apris di Ternate.

Apris menyebutkan, sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan terhadap sebanyak tujuh orang saksi.

Disnggung soal kerugian negara, Apris belum mau menyebutkan, karena kasus tersebut masih di tangan penyidik.

"Sekarang masih dalam tahap penyelidikan, tidak menutup kemungkinan masih ada sejumlah orang yang diperiksa sebagai saksi. Mengenai tersangka lainnya nanti kita lihat dalam pemeriksaan saksi," jelasnya.

Untuk tersangka R, Aris menambahkan akan dijerat dengan pasal 2 atau 3 junto pasal 18, Undang-undang nomor 31 tahun 1999, sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-undang tahun 2011 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

MALUTIMES