Selasa, 22 September 2020 | 20:20:38 WIB

Polisi Benarkan Gangguan Listrik PLN Akibat Pohon

Selasa, 6 Agustus 2019 | 22:28 WIB
  • Ilustrasi--Petugas PLN memperbaiki gardu listrik saat pemadaman listrik serentak se-Pangandaran di Cikidang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. (FOTO: MI/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pohon Sengon yang tumbuh di sekitar Unit Pelaksana Teknis Perusahaan Listrik Negara (UPT PLN) Ungaran, Jawa Tengah, diduga menjadi penyebab rusaknya transmisi PLN. Polri menyebut hasil investigasi di lapangan, keberadaan pohon sengon memang tumbuh melewati batas aman.
 
"Di crosscheck tim, salah satu faktor penyebabnya pohon ini. Di sana ada batas maksimal. Jika pohon melebihi 8,5 meter akan mengganggu jaringan listrik super tinggi," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Gedung Bareskrim, Selasa, 6 Agustus 2019.
 
Akibatnya, kata Dedi, terjadi flash atau lompatan tegangan listrik yang berimbas pada kerusakan jaringan listrik itu sendiri. "Tim dari pusat, Bareskrim maupun PLN akan melakukan investigasi secara komprehensif kejadian blackout ini," imbuhnya.

Selain pohon, pihaknya juga menelusuri dugaan kelalaian PLN. Sebab, pohon bukan satu-satunya faktor risiko yang menyebabkan kerusakan di UPT PLN Ungaran.
 
"Ini masih dugaan. Karena ada beberapa faktor tadi. Faktor alam dan ada faktor manusia, human error. Ada (juga) faktor teknis dan lainnya. Itu akan didalami," ungkap Dedi.
 
Polda Jawa Tengah telah memasang garis polisi di UPT PLN Ungaran yang terletak di Desa Malon Kecamatan Gunung Jati. UPT berada di tower transmisi 434 dan 435.
 
Area tersebut juga telah dibersihkan oleh petugas. Termasuk pohon sengon yang diduga mengganggu aliran listrik.
 
"Sudah ada beberapa pohon yang ditebang. Terutama yang berada di bawah jaringan (listrik) super tinggi," pungkasnya.

MEDCOM