Senin, 13 Juli 2020 | 18:56:19 WIB

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Terbakarnya Polisi di Cianjur

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 23:24 WIB
  • Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

BANDUNG, LINDO - Kepolisian menetapkan seorang mahasiswa berinisial RS sebagai tersangka kasus terbakarnya empat anggota polisi Cianjur. RS diduga melempar bahan bakar ke kerumunan mahasiswa yang tengah membakar ban sehingga api seketika menyambar ke sejumlah aparat kepolisian dan menyebabkan luka bakar.
 
Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan penetapan status tersangka tersebut didasari oleh sejumlah alat bukti melalui proses penyidikan Polres Cianjur dengan dibantu penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat.
 
"Polres Cianjur menetapkan salah satu mahasiswa dari elemen GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) atas nama RS, seorang mahasiswa Universitas Suryakancana (Unsur)," kata Trunoyudo, di Mapolrestabes Bandung, Jumat, 16 Agustus 2019.

Menurut Trunoyudo, hingga kini pihak kepolisian telah menangkap sedikitnya 31 peserta aksi berujung petaka tersebut untuk diminta keterangan sebagai saksi.
 
"Prosesnya masih berlanjut berdasarkan alat bukti, kemungkinan jumlah tersangkanya akan bertambah," kata dia.
 
Atas perbuatannya, RS kini disangkakan yakni Pasal 170, dan atau Pasal 351 tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan orang luka ataupun luka berat, dan atau Pasal 160 dan atau Pasal 212 dan atau Pasal 213 KUH Pidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.
 
Sebelumnya, unjuk rasa damai gabungan aliansi mahasiswa se-Cianjur itu, berujung dengan pembakaran ban bekas sebagai bentuk penolakan atas kinerja Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman.
 
Mendapati hal tersebut, sejumlah anggota kepolisian yang sejak pagi mengawal aksi berusaha menghalangi dan memadamkan ban bekas yang mulai menyala, namun beberapa anggota polisi yang diduga terkena percikan bensin langsung tersambar api.

MEDCOM