Selasa, 07 Juli 2020 | 12:44:11 WIB

Buka Kedutaan Baru, Indonesia Perkuat Hubungan di Afrika

Kamis, 22 Agustus 2019 | 07:43 WIB
  • Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam diskusi panel di Dialog Infrastruktur Indonesia-Afrika, di Nusa Dua, Bali, Selasa, 20 Agustus 2019. (FOTO: Humas Kemenlu RI/Medcom/LindoNews).

BALI, LINDO - Indonesia kembali membuka kantor kedutaan besar di dua negara Afrika, yakni Kamerun dan Madagaskar. Langkah ini bagian dari penguatan infrastruktur diplomasi Indonesia di Afrika.
 
"Indonesia akan membuka perwakilan RI di Yaounde, ibu kota Kamerun. Pembukaan perwakilan ini agar diplomasi RI di kawasan Afrika Barat dan Afrika Tengah dapat lebih fokus dan efektif," kata Kementerian Luar Negeri RI, dikutip dari pernyataan yang diterima Medcom.id, Kamis, 22 Agustus 2019.
 
"Selain itu, Indonesia juga akan tingkatkan status KBRI Antananarivo di Madagaskar, yang sebelumnya dipimpin Kuasa Usaha Tetap, dalam waktu dekat akan dipimpin Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh," imbuh Kemenlu.

Tak hanya itu, penguatan infrastruktur diplomasi di kawasan juga ditandai dengan ditambahnya jumlah Konsul Kehormatan RI di Afrika. Penambahan dilakukan sekitar 70 persen, sehingga menjadi 22 Konhor tahun ini.
 
Tujuan penguatan ini adalah untuk memastikan dukungan kepada seluruh pemangku kepentingan Indonesia dalam memperkuat kerja sama di Afrika.
 
Ke depannya, kata Kemenlu, Indonesia akan terus menginisiasi pertemuan-pertemuan dengan hasil konkret yang bermanfaat bagi kemakmuran masyarakat Indonesia.
 
"Indonesia maju bersama Afrika," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pembukaan Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) di Nusa Dua Bali.
 
IAID merupakan kegiatan lanjutan dari Indonesia-Africa Forum (IAF) tahun lalu. Fokus IAID adalah pada pembangunan infrastruktur.
 
Diselenggarakan selama dua hari, yakni 21-22 Agustus, IAID telah berhasil mengeluarkan kesepakatan bisnis senilai USD822 juta atau sekitar Rp12,3 triliun.

MEDCOM