Rabu, 05 Agustus 2020 | 03:32:59 WIB

Kapolri Perintahkan Tindak Pengibar Bendera Bintang Kejora

Kamis, 29 Agustus 2019 | 20:57 WIB
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta. (FOTO: OKEZONE/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menindak pelaku pengibar bendera bintang kejora di depan Istana Negara, Jakarta Pusat. Bendera yang terafiliasi Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu dikibarkansaat demonstrasi mahasiswa Rabu, 28 Agustus 2019.
 
"Ada juga peristiwa pengibaran bendera di Jakarta. Saya sudah perintahkan Kapolda tangani," kata Tito di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 29 Agustus 2019.
 
Para demonstran itu berasal dari mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan Militerisme. Menurut Tito, mereka harus ditindak sesuai hukum.

"Tegakkan hukum sesuai apa adanya, kita harus hormati hukum," ucap Tito.
 
Puluhan mahasiswa mengibarkan bendera bintang kejora saat demonstrasi menuntut referendum di depan Mabes TNI dan Istana Negara, kemarin. Aksi pengibaran itu pernah dilakukan pekan lalu.
 
Aksi demonstrasi dimulai sejak pukul 12.00 WIB. Aksi demo tersebut sempat membuat kemacetan panjang di Jalan Medan Merdeka Utara. Mereka berbaris menutup tiga lajur jalan.
 
Para peserta demo menginginkan persetujuan referendum. Mereka ingin mendapatkan hak untuk menentukan sendiri nasib Papua. Setelah orasi dari beberapa peserta demo, mereka membuka baju untuk menunjukan simbol Bintang Kejora. Mereka juga mengibarkan tiga bendera dengan simbol yang sama.

MEDCOM