Jumat, 23 Oktober 2020 | 12:14:10 WIB

TKI Hilang - KBRI Riyadh Akan Panggil Majikan Carmi

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 15:32 WIB
  • Ilyas, ayah Carmi, menunjukkan foto anaknya yang dikirimkan oleh KBRI Arab Saudi. (FOTO: MEDCOM/LINDO)

CIREBON, LINDO - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Arab Saudi, akan memanggil majikan dari Carmi binti Ilyas. Panggilan menindaklanjuti 'penemuan' Carmi yang telah 31 tahun hilang selama menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.
 
Ilyas, ayah Carmi, mengatakan, rencana pemanggilan itu disampaikan KBRI Riyadh kepada dirinya via panggilan video. Selama ini ia dan keluarga hanya berkomunikasi lewat telepon genggam baik dengan Carmi maupun KBRI Riyadh.
 
"Kata orang KBRI, nanti majikannya akan dipanggil," kata Ilyas, Jumat, 30 Agustus 2019.

Ilyas mengaku mendapatkan informasi bahwa majikan Carmi akan dipanggil dalam minggu ini. KBRI Riyadh juga dikatakan akan menyelesaikan beberapa hal berkaitan dengan Carmi dan pekerjaannya.
 
"Pihak KBRI akan menyelesaikan segala urusan Carmi. Tapi saya enggak paham apa saja," kata Ilyas.
 
Saat ini, Carmi berada di KBRI Riyadh dan dikumpulkan bersama TKI lainnya. Penempatan Carmi bersama TKI lain guna mengembalikan ingatan Carmi akan bahasa Indonesia yang belakangan diakuinya telah lupa.
 
"Kata dari KBRI nya begitu. Biar bisa Bahasa Indonesia lagi," kata Ilyas.
 
Carmi adalah TKW asal Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Carmi menjadi TKI di Arab Saudi sejak 1988. Setelah tujuh tahun bekerja, keluarga kehilangan kontak dengan Carmi.

MEDCOM