Selasa, 14 Juli 2020 | 15:42:16 WIB

Kepala Daerah di Indonesia Kagum Sejarah Masa Lampau Ternate

Sabtu, 7 September 2019 | 04:04 WIB
  • Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat mempresentasikan keberhasilan dalam mengembangkan kreatifitas anak muda di Jawa Barat pada ICCF yang berlangsung di Kota Ternate. (FOTO: FATAH/LINDO)

TERNATE, LINDO - Sejumlah kepala daerah di Indonesia yang menghadiri Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) berlangsung di Ternate, Maluku Utara (Malut) menyatakan kekagumannya dengan sejarah masa lampau yang dimiliki Ternate.

"Saya melihat Ternate memiliki sejarah dan iven ICCF ini bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan agar menggenjot kunjungan wisatawan ke daerah ini," kata Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany di Ternate, Jumat (6/9/2019).

Menurut dia, kekagumannya atas Ternate karena memiliki sejarah yang cukup panjang dan harus dikembangkan untuk menarik minat wisatawan datang ke Ternate.

Sedangkan, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah ketika dihubungi menyatakan, Kota Ternate harus dikembangkan potensi sejarahnya, karena bangsa Eropa sejak dahulu kala telah bertransaksi ekonomi melalui potensi rempahnya.

Di samping itu, sejarah Kesultanan Ternate yang memiliki wilayah kekuasannya cukup luas mulai dari Filipina hingga ke Timor Leste, membuktikan kalau sejarah ini bisa menarik minat orang berkunjung ke Ternate.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, Ternate kota keren dan harus dikembangkan berbagai potensi yang dimilikinya.

"Kuncinya harus membuka diri, manfaatkan jaringan melalui 169 daerah untuk membangun Kota Ternate dengan kekhasan yang dimilikinya dalam pengembangan kreatifitas mulai dari musik, kerajinan maupun potensi lokal lainnya," kata Ridwan Kamil.

Sehingga, berbagai daerah di Malut yang memiliki kelebihan harus ditingkatkan dan melakukan kolaborasi ekonomi kreatif.

Dia menambahkan, manfaat dari kegiatan ini dapat memberi kontribusi ekonomi dan isu media bahwa Ternate memiliki tempat wisata yang berkualitas serta dikerumuni oleh benteng-benteng peninggalan sejarah.

"Daerah yang kecil tapi banyak dijumpai oleh tamu-tamu dari luar daerah yang begitu banyak, karena Ternate selalu terkenal dengan Sejarahnya dan tempat wisatanya," ujarnya.

Ternate sebagai kota sejarah memiliki banyak suku yang tersebar di Ternate menjadi kekayaan budaya yang harus dilestarikan.

Olehnya itu, momentum iven ICCF dapat membawa citra yang baik bagi Kota Ternate yang terkenal sebagai daerah destinasi pariwisata unggulan khususnya dalam pelestarian budaya dan sejarah.

Ridwan Kamil menambahkan, dirinya memiliki memiliki tanggung jawab kembangkan 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, terutama membuka ruang bagi anak muda untuk berkreatifitas.

"Sehingga, pemerintah sebagai fasilitator telah menyediakan dana Rp20 miliar bagi anak muda dan jaringan digital desa bagi masyarakat di desa agar mampu mempromosikan potensi dan produk unggulan agar bisa bernilai jual," katanya saat menjadi pembicara dalam forum ICCF.
 

ANTARA