Senin, 25 Mei 2020 | 22:22:20 WIB

Pemkab Asmat Kirim Mahasiswa Untuk Kembali Studi, Bupati : Jangan Mudah Termakan Provokasi

Senin, 16 September 2019 | 20:11 WIB
  • (FOTO : KORANPROGRESIF/LINDO)

JAKARTA, LINDO -  Sebanyak 45 orang mahasiswa asal Kabupaten Asmat telah dipulangkan kembali ke Manado, Provinsi Sulawesi Utara oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Pemulangan mahasiswa dilakukan pada Sabtu (14/9), sekitar pukul 10.00 WIT dengan KM Tatamailau di Pelabuhan Yos Sudarso Agats, Distrik Agats, Kabupaten Asmat.

Bupati Kabupaten Asmat, Elisa Kambu mengatakan, pemulangan kembali mahasiswa ke kota studi asalnya untuk melanjutkan perkuliahan.

Mahasiswa tersebut kuliah di Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) sebanyak 26 orang, Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit) sebanyak 17 orang, dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) sebanyak 2 orang.

“Kami minta mahasiswa di kota studi tak lagi terprovokasi dengan isu eksodus dan tetap melanjutkan perkuliahan di tempat studi sebagaimana biasanya sampai dengan selesai,” ujarnya, Minggu (15/9).

Elisa mengingatkan kepada mahasiswa, tak ada sistem pendidikan yang menjamin bahwa seluruh mahasiswa Papua yang berasal dari Kabupaten Asmat dapat ditampung dan langsung melanjutkan perkuliahan di perguruan tinggi di Papua, akibatnya dapat mengganggu perkuliahan selanjutnya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal pada Minggu Malam (15/9) membenarkan arus keberangkatan mahasiswa Papua asal Kabupaten Asmat.

“Ya, benar. Ada 45 mahasiswa eksodus asal Asmat yang diberangkatkan ke Sulawesi Utara, kemarin siang. Mereka diberangkatkan menggunakan Kapal Motor Tatamailau dengan tujuan Pelabuhan Bitung,Sulawesi Utara,” ungkap Kamal.

Menurutnya, pemberangkatan mahasiswa Papua ini merupakan kebijakan Pemkab Asmat. Ia menilai, langkah Pemerintah setempat sangat tepat. “Mereka dibiayai oleh Pemerintah Asmat, kami mendukung agar mahasiswa ini bisa kembali kuliah di kota studi,” ujarnya.

Ia berharap, mahasiswa asal Papua lainnya dapat mengikuti jejak mahasiswa dari Kabupaten Asmat untuk melanjutkan kuliah di kota studinya. Kamal pun meminta kepada mahasiswa agar tidak terprovokasi dari oknum tidak bertanggung jawab.

“Masa depan bagi adik-adik mahasiswa masih terbentang luas di depan, dan pendidikan merupakan jalan utama,” ujarnya.  (ARMAN R)