Rabu, 01 April 2020 | 07:50:19 WIB

Pangdam Jaya Dan Ketua BBSWCC Tinjau Normalisasi Situ Parigi

Selasa, 19 November 2019 | 18:00 WIB
  • (FOTO : PENDAMJAYA/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Panglima Kodam (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiyono Rangkuti bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai  Ciliwung Cisadane (BBSWCC) Bambang Hidayah dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie beserta unsur pejabat, baik dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dan BBSW CC, juga aktivis peduli Setu, Bapak Kimpo, melaksanakan kunjungan ke Situ Parigi, Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Propinsi Banten, Selasa (19/11).

Kunjungan Pangdam Jaya, Kepala BBWSCC dan Wakil Walikota tersebut, berkaitan dengan normalisasi sejumlah Sungai dan Situ, berdasarkan hasil kesepakatan melalui Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kerjasama pemeliharaan Sungai dan Situ di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) antara BBWSCC dengan Kodam Jaya (TNI) terhadap 6 sungai dan 5 situ, yakni Sungai Mookervart, Sungai Ciliwung, Sungai Pesanggrahan, Sungai Bekasi, Sungai Blencong, Sungai Cikeas, serta Situ Sidomukti, Situ Rawa Lumbu, Situ Pasir Gadung, Situ Parigi, dan Situ Leungsir.

Kunjungan Setu Perigi hari ini dipusatkan di Rumah Budaya (bang Kimpo') RT 01/21 Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.

Pangdam Jaya pada saat kunjungan menyampaikan, Kodam Jaya/Jayakarta telah melaksanakan hubungan baik dan kerjasama sejak tahun 2015 dengan BBWSCC melalui kegiatan pemeliharaan Sungai dan Situ di wilayah Kodam Jaya/Jayakarta sampai sekarang.

“Pekerjaan pemeliharaan sungai dan situ atas kerjasama Kodam Jaya dengan BBWSCC dengan hasil pekerjaan fisik, berupa pembersihan dan pengangkutan sampah, normalisasi sungai dan situ dengan pengurukan sedimentasi tanah atau lumpur dan dalam pengurukan tanah mencapai hasil kuantitaif 100%. Bahkan waktu pelaksanaan yang ditargetkan oleh BBWSCC selama kontrak kerja selesai tepat waktu,” jelas Mayjen TNI Eko Margiyono.

Setelah pengurukan dan normalisasi sungai dan situ selesai, diharapkan timbulnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.  “Semua pihak harus ikut menjaga termasuk peran serta Pemerintah setempat,” ujar Pangdam.

Sementara di tempat yang sama, Ketua BBWSCC Bambang Hidayat mengatakan, kerjasama antara Kodam Jaya dan BBWSCC diharapkan dapat dilanjutkan kembali di tahun yang akan datang.

“Selain hubungan baik yang sudah terlaksana selama ini dengan BBWSCC juga TNI dalam hal ini pihak Kodam Jaya, dirasakan keberadaannya di lingkungan masyarakat dan selama ini TNI dan Rakyat berbaur,” ungkapnya.

Wakil Walikota Tangsel H. Benyamin Davnie yang juga hadir di lokasi, menyambut baik kegiatan normalisasi Setu Perigi dan berharap tahun 2020 mendatang Pemkot Tangsel dapat ikut serta dalam kegiatan penjagaan dan pemeliharaan situ dan sungai yang ada di wilayah Pemkot Tangsel.

Kehadiran Pangdam Jaya beserta rombongan disambut dengan tradisi palang pintu serta sejumlah Pramuka Saka Wira Kartika (SWK) dari Koramil 07 Pondok Aren.

Jumlah yang hadir dalam acara tersebut sekitar 100 orang, terdiri dari Pangdam Jaya beserta pejabat teras Kodam Jaya, Kepala BBWSCC Bambang Hidayah beserta staf, H. Benyamin Davnie Wakil Wali kota Tangsel beserta unsur muspida dan muspika Tangsel H. Makum Sagita Camat Podok Aren, Sejumlah Lurah se- Pondok Aren, Ketua RT/RW Setu Perigi, dan aktivis pencinta Setu. (ARMAN R)