Jumat, 25 September 2020 | 22:57:57 WIB

Latihan Perang Elektronika Di Lanud Atang Sendjaja

Jum'at, 29 November 2019 | 11:19 WIB
  • (FOTO : PENLANUDATS/LINDO)

JAKARTA, LINDO – Pangkalan Udara (Lanud) Atang Sendjaja (Ats) menjadi salah satu satuan yang terlibat dalam Latihan Perang Elektronika (Pernika) yang secara resmi dibuka oleh Waasops Kasau (Kepala Staf Angkatan Udara) selaku Wakil Pimpinan Umum Latihan (Wapimumlat) Marsekal Pertama TNI Bowo Budiarto, membacakan sambutan Asops Kasau selaku Pimumlat Marsda TNI Umar Sugeng H. melalui video conference, yang berlangsung di Sentral Komunikasi (Senkom) Lanud Ats, Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/11).

Dalam sambutannya, Waasops mengatakan, Latihan Pernika  2019 merupakan latihan yang dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Hasil yang akan dicapai menjadi tolak ukur dalam mengembangkan pola pembinaan konsep Perang Elektronika, yang menjadi salah satu konsep perang modern TNI AU ke depan.

"Terkait pelaksanaan latihan Pernika ini, dari hasil  yang akan dicapai selama latihan setidaknya merupakan gambaran nyata kesiapan peralatan Pernika dalam mendukung tugas TNI AU. Sekaligus menjadi bahan evaluasi sejauh mana efektivitas dan efisiensi pengoperasian serta pembinaan yang telah dilaksanakan," ujar Waasops Kasau.

Melalui latihan Pernika 2019 ini lanjutnya, tingkat kesiapan sistem peralatan Pernika di satuan-satuan TNI AU yang terlibat. Mulai dari tingkat Mabesau, Kotamaops sampai dengan satuan setingkat Lanud dengan berbagai unsur kekuatannya. Akan diuji melalui skenario latihan yang telah direncanakan.

"Latihan ini pada hakekatnya, selain untuk menguji tingkat kesiapan operasional peralatan Pernika darat di satuan TNI AU, Pernika Darat serta sistem komunikasi dan informasi menguji personel yang menanganinya di level Mabesau dan Satuan TNI AU," kata Waasops Kasau.

Ia berharap, dari hasil latihan ini, akan dapat terlihat sejauh mana tingkat kesiapan peralatan Pernika darat TNI AU saat ini. Sehingga diharapkan akan dapat dijadikan pedoman bagi pimpinan dalam mengambil kebijakan. (ARMAN R)