Jumat, 21 Februari 2020 | 09:49:57 WIB

Wakasal : Pendidikan Sesko TNI Dan Sespimti Polri Sebagai Tahap Menentukan Pengembangan Karir Perwira

Senin, 9 Desember 2019 | 22:46 WIB
  • (FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pendidikan Sekolah Staf Komando (Sesko) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Sespimti Polri merupakan salah satu tahapan yang menentukan dalam pengembangan profesi dan karir bagi seorang perwira. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., saat memberikan pengarahan kepada 40 Kolonel TNI AL (Angkatan Laut) mantan Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf Komando (Sesko) TNI Angkatan ke-46 dan 4 Kolonel TNI AL mantan Sekolah Staf Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polisi Republik Indonesia (Polri) Angkatan ke-28 Tahun 2019, di Gedung Neptunus, Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (9/12).

Menurutnya, keberhasilan para perwira untuk menyelesaikan pendidikan Sesko TNI dan Sespimti Polri, harus disikapi dengan tanggung jawab yang besar sebagai lulusan pendidikan profesi tertinggi di lingkungan TNI. Pendidikan Sesko TNI dan Sespimti Polri akan membawa tuntutan pertumbuhan pola pikir untuk menyiapkan diri menjadi staf dan komandan pada tingkat strategis dan operasional. 

“Kualitas penting yang harus dimiliki adalah kemampuan bekerja sama untuk mendapatkan solusi yang komprehensif dan holistik dengan mengedepankan konsep trimatra terpadu dan sinergitas dengan instansi atau stakeholder lain," ujar Laksdya TNI Mintoro Yulianto.

Tantangan yang harus disadari lanjutnya, adalah kompleksitas dan kecepatan perubahan bentuk ancaman, kemajuan teknologi dan informasi serta memudarnya nilai-nilai luhur dalam kehidupan sosial bermasyarakat sehingga diperlukan sebuah pemikiran yang disertai dengan aksi tindakan yang adaptif, produktif, inovatif dan kompetitif dengan tetap berpegang pada prinsip, nilai dan jati diri Prajurit TNI.

Wakasal mengharapkan, para perwira yang akan menduduki jabatan penting, juga harus mampu mempertanggungjawabkan tugas dan otoritas serta kepercayaan yang diberikan. Inilah wujud semangat reformasi birokrasi di lingkungan TNI yang mendukung transparansi, akuntabilitas dan pembangunan sistem pemerintahan yang bersih (clean government) serta berpikir out the box  untuk perbaikan dan kepentingan organisasi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Aspers Kasal Laksda TNI I Nyoman Mandra, M.Sc., CHRMP, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr(Han), Waasops Kasal Laksma TNI Irvansyah, S.H., Kadiskual Laksma TNI R. Anang D. Kuncoro, S.E., M.M., CFrA., CHRMP., Kadisminpersal Laksma TNI Dr. Benny Sukandari, S.E., M.M., CHRMP., Kadisdikal Laksma TNI Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., M.Tr(Han)., Danpuspomal Laksma TNI Dr. Nazali, S.H., M.H., Kadissenlekal Laksma TNI Dono Herbowo, S.T., M.Tr (Han) dan Kadiskesal Laksma TNI Dr. IDG Nalendra, Sp.B., Sp.BTKV. (ARMAN R)