Senin, 08 Maret 2021 | 21:58:58 WIB

Dampak Corona, Siakal-1 Atasi PTS Di SMK KAL-1 Melalui Online

Kamis, 19 Maret 2020 | 10:00 WIB
  • (FOTO : YHT/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Dalam rangka pencegahan Virus Corona (Covid-19), seluruh siswa mulai kelas X hingga XI terhitung 16 – 29 Maret diliburkan dan tidak ada kegiatan proses pembelajaran di sekolah. Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur  (Jatim) No. 420/1780/101.1/2020. 

Hal ini juga mendapat penekanan dari Ketua Umum (Ketum) Yayasan Hang Tuah (YHT) Laksda TNI (Pur) Amri Huasini, agar selama liburan tersebut proses belajar mengajar di YHT disemua tingkatan di laksanakan, khususnya di Sekolah Menengah Khusus Angkatan Laut (SMK KAL-1) Surabaya tersebut, dilaksanakan secara online dengan menggunakan Karya Inovasi Teknologi Institusi (KITI) Siakal -1.

Siakal-1 ini merupakan produk rancang bangun dan inovasi teknologi siswa di era revolusi industry 4.0 yang    berbasis web serta dapat membantu pengelolaan data, kegiatan sekolah dan dapat dijadikan sebagai system informasi akademik sekolah, system informasi Keuangan, Perpustakaan, Laporan umum, Info guru dan siswa/nilai dan lain-lain.

Kepala Sekolah SMK KAL-1 Letkol Laut (KH) Drs. Ambar Kristianto, M.Si mengatakan, proses pembelajaran siswa SMK KAL-1 kelas X dan XI yang berada di rumah masing-masing, tetap  berjalan sesuai kurikulum yang berlaku, Penilaian Tengah Semester (PTS) berjalan seperti biasa.

"Namun bedanya, kali ini dilaksanakan  secara online menggunakan Jaring Siakal-1. Kesemuanya merupakan  tindak lanjut dari pencegahan Covid-19 yang sedang menjalar ke semua negara. Dengan demikian, siswa SMK KAL-1 akan merasa lebih aman dan nyaman mengerjakan semua tugas dari sekolah dirumah masing- masing," terang Letkol Laut (KH) Drs. Ambar Kristianto.

Sementara itu, Waka Kurikulum Munawar, S.Pd lebih rinci memberikan materi dan jadwal ujian PTS yang harus dilaksanakan tepat waktunya sesuai jadwal yang telah dikeluarkan dari sekolah, karena apabila siswa tidak mengerjakan sesuai waktu yang telah ditentukan, siswa akan tertinggal dan tidak akan keluar nilainya.

"Proses dalam Siakal-1 menggunakan software "Microsoft form" yang akan menampilkan seluruh mata pelajaran yang di ujikan. Bentuk soal pada link Microsoft form dalam bentuk soal pilihan ganda,  siswa bisa masuk link menuliskan nama,  kelas, dan token (supaya tidak semua orang bisa masuk)," papar Munawar.

Pada soal atau jawaban lanjutnya, juga bisa dalam bentuk gambar maupun tulisan . Setelah siswa menjawab soal, siswa tersebut bisa langsung melihat hasil nilai dan kunci jawaban yang benar, data nilai siswa otomatis langsung dikirim ke server sekolah. Wali kelas juga tetap monitor siapa-siapa siswa yang telah mengikuti PTS atau tidak mengikutinya, sehingga bisa disampaikan pembertahuannya kepada kedua orang tuanya. 

"Seluruh guru mata pelajaran yang akan diujikan, wajib menyerahkan soal-soal ujian ke protor pada hari H minus 2, dengan harapan semua soal yang sudah masuk bisa diakses melalui Siakal-1, seluruh peserta ujian baik kelas X dan XI akan dapat  mengakses ke Siakal-1," ujar Munawar.

Ia menambahkan, Penilaian Tengah Semester (PTS) akan dimulai 23  - 31 Maret dan SMK KAL-1 telah melaksanakan uji coba menggunakan Siakal-1 pada Rabu (18/3/20). Hasilnya Siakal-1 dapat di akses oleh siswa yang berada di rumah masing-masing. 

Pada saatnya nanti pelaksanaan PTS, semua dapat berjalan lancar dan seluruh siswa bisa mengerjakan semua materi soal yang di sampikan melalui Siakal-1. (ARMAN R)