Minggu, 27 September 2020 | 16:10:08 WIB

Kemnaker Beri Insentif 1000 Korban PHK Sebagai Pasukan Penyemprot Disinfektan Covid-19

Rabu, 8 April 2020 | 11:38 WIB
  • (FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang memberdayakan ribuan pekerja korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam program padat karya menghadapi Pandemi Covid-19. Salah satunya yakni melibatkan pekerja yang ter-PHK tersebut untuk melakukan penyemprotan desinfektan ke sejumlah perusahaan.

"Pekerja korban PHK terdampak Covid-19, kami libatkan untuk penyemprotan disinfektan sebagai bentuk pemberdayakan bagi mereka, " kata Plt. Dirjen Binwasnaker & Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kemnaker, Iswandi Hari, saat memimpin penyemprotan disinfektan, di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cilincing, Jakarta, Selasa (7/4/20).

Iswandi mengungkapkan dalam kurun dua bulan ini, Kemnaker telah mendata untuk melibatkan para korban PHK dan yang terdampak Covid-19 menjadi pasukan penyemprot disinfektan. Lokasi yang disasar untuk penyemprotan di 20 titik di kawasan industri.

"Dalam program padat karya ini, kami beri insentif Rp 300 000/orang yang menyemprot desinfektan. Lokasi yang kami sasar untuk disemprot adalah 20 titik," terang Iswandi.

Penyemprotan pertama dilakukan secara simbolis oleh Menaker Ida Fauziyah di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (26/3/20) laku. Kedua, penyemprotan disinfektan yang dipimpin oleh Iswandi Hari di Pulo gadung Jakarta, Kamis, (2/4/20). Setiap penyemprotan selalu didampingi oleh tenaga profesional dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan modifikasi program padat karya dalam menghadapi pademi Covid-19. Saat ini, salah satu program padat kerja diarahkan kepada para perkerja korban PHK dan para pekerja terdampak Covid-19 dengan melakukan penyemprotan desinfektan di area perusahaan di kawasan industri.

"Modifikasi program padat karya ini disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat atau yang dikenal dengan istilah pengembangan padat karya berbasis sumber daya lokal," terangnya.

Iswandi berharap, dengan melibatkan pakerja korban PHK maupun pekerja terdampak Covid-19 , para pekerja memperoleh tambahan penghasilan dari insentif yang diberikan dalam program padat karya.

Kegiatan penyemprotan desinfektan di tengah pandemi Covid-19 ini kata Iswandi, sebagai salah satu bentuk motivasi untuk memberdayakan teman-teman korban PHK dan terdampak Covid-19. "Padat karya dengan melibatkan pekerja ter-PHK yang didampingi tenaga profesional, diharapkan banyak diikuti oleh banyak pihak khususnya dunia usaha (industri)," harapnya. (ARMAN R)