Selasa, 20 April 2021 | 16:20:05 WIB

Kasal Buka Geladi Posko Latihan Armada Jaya Ke-38 Tahun 2020

Senin, 14 September 2020 | 15:05 WIB
  • (FOTO : DISPENAL/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., secara resmi membuka pelaksanaan Geladi Posko Latihan Armada Jaya (AJ) XXXVIII Tahun 2020 secara virtual yang diikuti sebanyak 811 peserta dari Kotama dan Satuan Kerja (Satker) jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah, di Auditorium Denma, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (14/9/20). 

Sebelumnya, di tempat berbeda melalui Video Conference (Vicon) dipimpin Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Nurhidayat, S.H., selaku Direktur Latihan (Dirlat), menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan Latihan Armada Jaya Ke-38 yang berlangsung mulai 14 sampai dengan 22 September 2020, di Gedung Sudomo, Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Pada Geladi Posko Latihan AJ tahun ini dilaksanakan secara online dengan mengaplikasikan langkah-langkah Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) menggunakan aplikasi e-Geladi Posko yang merupakan hasil pengembangan dari Kodiklatal dalam menyusun rencana operasi meliputi Rencana Operasi Laut Gabungan, Rencana Operasi Amfibi, Rencana Pendaratan Administrasi, Rencana Pertahanan Pantai, Rencana Dukungan Intelijen, Rencana Operasi Dukungan Informasi, Rencana Operasi Dukungan Kesehatan dan Rencana Operasi Dukungan Passusgab.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib), Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Kogasgabratmin) dan Komando Tugas Gabungan Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai) Melaksanakan Operasi Laut Gabungan, Operasi Amfibi, Operasi Pendaratan Administrasi dan Operasi Hantai dengan Didukung Operasi Dukungan Intelijen, Operasi Dukungan Informasi, Operasi Dukungan Kesehatan dan Operasi Dukungan Pasukan Khusus Gabungan (Passusgab) di Mandala Operasi Dalam Rangka Mendukung Kampanye Militer Komando Gabungan (Kogab) TNI”.

Dalam sambutannya, Kasal mengatakan, Latihan Armada Jaya merupakan latihan puncak TNI AL yang menggabungkan komponen Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) pada penyelenggaraan Operasi Gabungan (Opsgab) TNI dengan tujuan untuk mengukur kesiapan operasi dari hasil pembinaan kekuatan dan kemampuan seluruh komponen SSAT yang dilaksanakan oleh Kotama dan Satuan Kerja di jajaran TNI AL sekaligus untuk mendukung peningkatan kesiapsiagaan operasi TNI.

Menurut Kasal, dalam latihan tersebut skenario yang dilatihkan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi geopolitik di Mandala Operasi yang harus dicermati dan disikapi secara tepat agar tidak berkembang menjadi ancaman dan mengganggu kedaulatan negara Republik Indonesia. 

Disisi lain, sasaran kegiatan ini bagi para peserta latihan adalah interoperabilitas sistem komando dan kendali, sistem komputerisasi, informasi dan komunikasi serta meningkatkan kemampuan perencanaan satuan-satuan tugas dalam sebuah operasi gabungan. 

Keterbatasan sarana dan prasarana serta Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang dimiliki TNI saat ini kata Kasal, bukan merupakan penghalang bagi peningkatan profesionalitas Perwira TNI, namun justru harus dijadikan motivasi bagi peningkatan kemampuan berpikir dan bertindak secara konseptual, sistematis, terpadu dan cermat serta efektif dalam setiap pelaksanaan kegiatan operasi.

“Berkaitan dengan hal tersebut, para peserta latihan diharapkan untuk tidak memandang latihan ini sekedar rutinitas tahunan, namun ikut berperan serta secara aktif menyempurnakan konsep peperangan kita saat ini. Untuk itu, saya berharap latihan ini dapat mengoptimalkan peran TNI Angkatan Laut dalam menghadapi peperangan modern yang selalu berkembang," ujar Laksamana TNI Yudo Margono.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., para Pejabat Utama Mabesal, para Kepala Dinas jajaran Mabesal serta para undangan terkait lainnya. (ARMAN R)