Kamis, 25 Februari 2021 | 08:41:52 WIB

Pemerintah Daerah Halmahera Utara Bantah Tuduhan Warga Loloda kepada Bupati Frans Manery

Kamis, 17 September 2020 | 22:23 WIB
  • Komfrensi Pers Pemda Halut Terkait Tuduhan Masyarakat Loloda Kepada Bupati Halmahera Utara,Foto Dok,Jefri Lindo Halut Pada Hari Kamis 17/09/2020.

LINDO HALUT - Tuduhan yang di lontarkan oleh masyarakat Loloda kepada Bupati Frans Manery saat melaksanakan kegiatan penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) di Desa Makarti Kecamatan kao Barat beberapa pekan kemarin kini Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara membantah atas tuduhan tersebut. 


Kadis Kominfo Pemda Halut Deky Tawaris menyampaikan bahwa dalam sambutan Bupati tidak ditujukan kepada siapapun, apalagi sampai ada oknum atau kelompok  yang mengatakan bahwa itu di tujukan ke masyarakat Loloda.

Menurutnya,  apa yang di sampaikan Bupati pada saat pembagian bantuan sosial berupa alat alat pertanian di desa makarti kecamatan kao barat beberapa hari lalu itu bukan di tujukan kepada masyarakat Loloda," Saya Bukan Bodoh Sama Deng Dorang (mereka) " kalimat itu hanya sebagian sepenggal  kata dalam satu rentetan arahan Bupati, " jelas Deky ke sejumlah awak media melalui Konfrensi Pers Rabu kemarin ( 16/9/2020).

Sebetulnya dalam ungkapan Bupati hanya tertuju kepada sekelompok orang tertentu yang seakan akan tidak mengakui karya mulia Bupati dengan program  pembangunan jalan Galela Loloda yang sementara di bangun," kata Deky

Kemudian lanjut Deky bahwa kata "Bodoh" yang saat ini diviralkan di media sosial (Facebook) itu adalah bagian dari provokasi yang meresahkan warga Loloda, namun tetapi yang sebenarnya itu bukan ditujukan ke warga Loloda, " terangnya. jelas Pria yang sementara menjabat sebagai Humas Pemda Halut itu.

" Kami berharap agar warga Loloda tidak terprovikasi dengan bahasa " Bodoh "karena itu tidak di tujukan kepada warga loloda". ( jef)