Sabtu, 28 November 2020 | 08:34:52 WIB

Menaker Ida Kunjungi Rumah Tiga Penerima Bantuan Subsidi Upah

Minggu, 18 Oktober 2020 | 21:46 WIB
  • (FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, mengunjungi rumah dan berdialog langsung dengan penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

Ada tiga rumah penerima BSU yang dikunjungi Menaker Ida, yaitu Sri Riskiyah, Silfana, dan Kharisul Fuad. Semuanya berada di daerah Kabupaten Pekalongan.

Penerima BSU, Sri Riskiyah, memiliki dua putra yang masih balita. Saat ini ia bekerja di PT Prismatex Textile dengan masa kerja 10 tahun lebih.

Silfana bekerja di PT Prismatex Textile sebagai operator jahit. Dia memiliki dua orang anak. Sedangkan Kharisul Fuad bekerja sebagai operator tenun di sebuah perusahaan teksil di Pekalongan.

“Saya terus berkeliling kota untuk pastikan penerima BSU tepat sasaran. Kemarinnya di Cikarang (Bekasi) dan Citeureup (Bogor), sekarang di Pekalongan,” ungkap Menaker Ida, Minggu (18/10/20).
 
Menaker berkeliling kota untuk memastikan penerima BSU sudah sesuai kriteria penerima, diantaranya yaitu mereka yang bergaji di bawah 5 juta rupiah dan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah kita terus mengawal pembayaran subsidi upah kepada 12,4 juta. Saat ini penerimanya sudah mencapai 98 persen,” kata Menaker.
 
Ida berharap, program BSU dapat bermanfaat bagi para penerima, serta meningkatkan daya beli masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan konsumsi masyarakat dan perekonomian di era Pandemi Covid-19.
 
Sementara itu, Sri Riskiyah mengaku kaget kediamannya dikunjungi Menaker Ida. Ia mengungkapkan, sudah menerima BSU dan sudah menggunakan uangnya untuk menopang kehidupan keluarganya dimasa pandemi Covid-19.

Dalam dialog tersebut, dia mendapatkan penjelasan yang lengkap dari Menaker Ida mengenai BSU yang sudah memasuki tahap V untuk pembayaran termin I.

Menurut Sri Riskiyah, subsidi upah yang sudah diterima digunakan untuk membeli susu anak, dan membantu kebutuhan keluarga sehari-hari.

Pada kesempatan lain, Silfana sebagai salah-seorang penerima BSU juga mengatakan, telah memberikan kelengkapan administrasi yang menjadi syarat mutlak untuk menerima subsidi upah dari Pemerintah.

“Alhamdulilah, dari dulu data-datanya sudah saya serahkan ke HRD dan diurus ke BPJS Ketenagakerjaan. Yang penting data-datanya lengkap. Setelah itu tinggal menunggu transfer dari bank. Terima kasih Bu Menteri,” ucapnya. (ARMAN R)