Minggu, 24 Januari 2021 | 10:37:59 WIB

Ketua KKSS kabupaten Merauke Menyatakan KKSS Mendukung Semua Paslon dan Mengkritik Keras Kampanye Paslon yang mengunakan atribut dan Simbol KKSS.

Minggu, 8 November 2020 | 16:57 WIB
  • FOTO LINDO GILANG

Merauke - LINDO - Berhubungan dengan kampanya dialogis yang dilaksanakan salah satu calon bupati  di belakangan GOR Head Sai Merauke yang  mengunakan atribut atribut dan ritual adat  Sulawesi selatan, maka atas nama badan pengurus ketua KKSS Muhammad Ramli Gala dengan Tegas mengatakan bahwa kegiatan tersebut Tidak ada hubungan dengan KKSS dan tidak dapat dikatakan  mewakili KKSS justru kegiatan kampanye dialogis itu  sangat menyinggung perasaan warga Sulawesi Selatan di Kab. Merauke,kerena membawa bawa atribut  dan simbol warga sulawesi Selatan, hal ini di sampaikan ketua KKSS Kepada media ini saat di temui di kediamannya. Minggu(08/11/2020)

"Perlu saya sampaikan bahwa KKSS adalah organisasi kemasyarakat yang memiliki struktur dari pusat sampai daerah bahkan internasional,maka sehubungan dengan kejadian kampanye dialogis di laksanakan pada hari Sabtu 7 November 2020 dibelakang pasar wamanggu Merauke 
 oleh   salah satu PASLON  yang memakai atribut dan ritual KKSS maka sebagai ketua saya menyampaikan  dengan tegas menyampai beberapa poin yakni 
1.untuk menjaga ketentraman dan kerukunan warga Sulawesi Selatan yang berdiam di wilayah kab. Merauke dan untuk mencegah hal hal yang tidak di inginkan dan turut andil dalam pemilukada damai diwilayah Merauke di himbau agar tidak muda memberikan dan menyematkan atribut kedaerahan Sulawesi Selatan.
2.warga KKSS agar dapat menjaga harkat martabat ,wibawa dan harga diri dan menjujung tinggi simbol simbol kedaerahan.
3. Dengan peristiwa sebagaimana tanggal diatas tidak berkoordinasi dan tanpa sepengetahuan pengurus kerukunan keluarga Sulawesi Selatan,maka kegiatan ini saya atas nama pengurus kami nyatakan tidak sah,sekali lagi saya katakan tidak sah dan sangat menyinggung perasaan warga Sulawesi Selatan yang berdiam di wilayah kab. Merauke, 


Lanjut Muhamad Ramli  "demi terciptanya kerukunan antar kerukunan keluarga Sulawesi Selatan saya minta agar tenang dan mempercayakan kepada pengurus untuk menyelesaikan persoalan ini dengan mengedepankan sifat sifat sipakatau,sipakale'bi dan sipaka inga' supaya simbol simbol siri dapat di tegakkan yakni pa'ce na sirri' " kata Ramli

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Muhammad Ramli Gala juga menghimbau dengan tegas agar postingan apapun terkait kegiatan dimaksud yang tersebar di media sosial yang bersifat pengiringan opini kami minta postingan tersebut di hapus sekali lagi saya minta dengan tegas agar menghapus  postingan tersebut, dan atas nama pengurus KKSS dirinya memohon maaf bila dari kegiatan tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan warga kerukunan Sulawesi Selatan dan mari bersama sama kita menjaga kedamaian di kabupaten Merauke yang kita cintai ini" tegas Ramli

GILANGHARRY