Senin, 25 Januari 2021 | 14:08:22 WIB

Kemnaker - Kemenkes Sidak Protokol Kesehatan Perusahaan P3MI Di Bekasi

Kamis, 26 November 2020 | 13:57 WIB
  • (FOTO : HUMASNAKER/LINDO)

JAKARTA, LINDO - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terkait penerapan protokol kesehatan kepada Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), yakni PT. SKA.

Hal ini dilakukan guna memastikan penerapan protokol kesehatan sesuai dengan Kepmenaker No. 294 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/11/20).

“Sidak yang kami dilakukan ini dilaksanakan berdasarkan informasi dari KDEI di Taipei, yang menyampaikan terdapat 6 PMI yang ada di Taipei yang diberangkatkan positif terpapar covid-19 setelah dilakukan karantina & PCR setibanya di Taiwan,” ungkap Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Kemnaker Eva Trisiana.

Kemnaker lanjutnya, dalam hal ini bersinergi dengan Kemenkes, Kementerian Perhubungan, Imigrasi dan stakeholder terkait lainnya, untuk terus memberikan pelindungan dari sisi kesehatan bagi calon PMI maupun PMI.

Menurut Eva, Sidak ini juga diperuntukkan melakukan pengecekan yang pada intinya kondisi yang ada disini apakah sudah menerapkan Protokol Kesehatan dengan pola menjalankan 3M, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Selain itu, kami juga memberikan arahan kepada perusahaan penempatan untuk memberikan tempat karantina khusus kepada calon PMI yang akan diberangkatkan dalam waktu dekat, nah ini harus terpisah dari temen-temen yang lain, kemudian kita minta asrama nya harus diberi jarak lagi karena dinilai terlalu dekat karena dari pihak Kemenkes pun menyarankan begitu, jadi ruang kelas harus dipakai menjadi tempat tidur untuk sementara agar terdapat jarak yang cukup didalamnya," terang Eva.

Apabila dalam sidak ditemukan pelanggaran terhadap penerapan Protokol Kesehatan tambahnya, maka Kemnaker akan merekomendasikan kepada KDEI Taipei di Jakarta untuk menutup akses penempatan sampai dengan PT. SKA melaksanakan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Eva menambahkan, dalam Sidak ini juga dilakukan pengecekan kelengkapan dokumen penempatan calon PMI yang akan diberangkatkan dengan negara tujuan Hongkong dan Taiwan guna mencegah penempatan Pekerja Migran Indonesia yang tidak sesuai prosedur.

“Kemnaker akan bertindak tegas dan menerapkan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Jika ditemukan adanya calon PMI yang tidak memilki dokumen penempatan yang tidak sesuai," tegasnya.

Sementara itu, dr. Andita Indramawan, dari Kemenkes mengatakan, setelah melakukan Sidak atas kerjasama  Kemnaker dan Kemenkes, bahwa di perusahaan P3MI ini sudah menjalankan protokol kesehatan sebagaimana mestinya.

“’Para PMI ini sangat diutamakan pelindungan terutama bagi kesehatannya dengan menekankan penerapan protokol kesehatan yang ketat sebelum diberangkatkan,” ujarnya. (ARMAN R)