Kamis, 24 Juni 2021 | 04:39:06 WIB

Fraksi PKB DPRD Halbar Dorong APBD 2021 Untuk Alokasikan Dana Pembangunan di Jailolo Timur

Sabtu, 28 November 2020 | 11:09 WIB
  • Suasana paripurna penyampaian rancangan anggaran APBD 2021 di gedung DPRD Halbar. (Foto: HH-IST/Lindo)

HALBAR, LINDO - Warga enam desa di Kecamatan Jailolo Timur, Kabupaten Halmahera Barat, akhirnya merasa bersukur dan bergembira atas komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat untuk mendorong anggaran pembangunan Halmahera Barat pada Tahun 2021.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) yang diketuai Riswan Hi Kadam dalam pandangan Fraksi nota keuangan pada Kamis pagi (26/11/2020), diruang rapat DPRD meminta pemerintah Kabupaten Halmahera Barat untuk mengakomodir usulan pembebasan lahan pemukiman warga dan program pemberdayaan masyarakat.

Desa-desa yang menjadi target dalam pembebasan lahan pada tahun 2021 adalah Desa Dum-dum, Desa Tetewang dan Desa Pasir Putih.

"Pembebasan lahan ini adalah bagian dari komitmen Fraksi PKB untuk menjawab problem paska ditetapkannya Permendagri Nomor 60 Tahun 2019, terkait tapal batas yang berdampak pada hilangnya beberapa wilayah Halbar," katanya.

Selain itu, kata Riswan pihaknya juga akan berkomitmen untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, baik itu usaha kecil menengah (UKM), maupun nelayan dan petani.

"Kalau saya lihat disektor inilah yang menjadi unggulan masyarakat lokal yang makin tumbuh pesat. Mereka inilah yang harus kita dorong semangatnya, baik itu finansial maupun pengambil kebijakan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Riswan mengaku sangat prihatin saat ia berkunjung ke Kecamatan Jailolo Timur terkait pengaduan warga, masalah balai desa Akesahu/Gamsungi dan masalah PNPM-MP yang hingga kini belum juga selesai.

"Saya prihatin atas kondisi Jailolo Timur. Selama ini pemerintah kabupaten dan pemerintah desa hanya berkoar-koar untuk perjuangan di Jailolo Timur, padahal faktanya sangat menyedihkan. Jadi saya menghimbau kepada masyarakat Jaltim mari kita fokus pada pembangunan di tahun 2021," tandasnya.

DPRD lewat Fraksi PKB pada tahun ini juga akan memberikan bantuan hewan ternak berupa sapi 50 ekor sebagai program percontohan penggemukan sapi yang beroroentasi pasar untuk kebutuhan lokal dan juga untuk perusahaan NHM.

"Pada tahun ini kami dari Fraksi PKB akan memberikan bantuan 50 ekor sapi, sebagai program percontohan penggemukan sapi yang beroroentasi pasar untuk kebutuhan lokal dan perusahaan NHM. Oleh sebab itu saya berharap kedepan program percontan ini akan menjadi pilot projecf untuk Kabupten Halmahera Barat," paparnya.

Terkait isu kodefikasi Desa, kata Riswan, pihaknya akan menawarkan kepada teman-teman mahasiswa untuk membuat diskusi dan kajian terkini perjuangan kodefikasi desa sehingga tidak ada pihak-pihak yang sengaja menjadikan isu ini sebagai isu politik yang akan tidak pernah selesai konflik batas wilayah 6 Desa.

"Saya mau ada informasi yang jelas dan tersampaikan kepada masyarakat terkait proses masalah perjuangan tapas batas dan kode desa," harapnya.

Sedangkan para mahasiswa yang ada di 6 desa sangat menyambut baik tawaran Riswan, karena mereka juga memiliki peran dalam perjuangan di 6 Desa. Maka dari itu, dalam waktu dekat ini mereka akan siap menggelar acara diskusi terkait masalah Jaltim yang nantinya dilaksanakan di kantor camat Jailolo Timur.

ALDY M