Jumat, 23 April 2021 | 04:00:46 WIB

Bupati Benny Laos Akui 7 Puskesmas di Morotai Sudah Terakreditasi

Jum'at, 4 Desember 2020 | 18:01 WIB
  • Salah satu puskesmas yang terakreditasi di kabupaten Pulau Morotai, Malut. (Foto: FB-BL/Lindo)

MOROTAI, LINDO - Bupati Pulau Morotai Benny Laos mengakui bahwa ada sebagian masyarakat yang ingin bertanya pada dirinya ada berapakah jumlah Puskesmas di Morotai dan apakah pembangunannya sudah mengikuti prototipe Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

"Saya jawab bahwa, proses akreditasi puskesmas di Morotai dimulai sejak tahun 2018 dan tahun 2019 yang menghasilkan 7 puskesmas yang sudah terakreditasi dan 1 puskesmas dalam proses akreditasi," katanya.

Berikut nama-nama puskesmas yang sudah di akreditasi sebagai berikut:

1. Puskemas Daruba terakreditasi Dasar
2. Puskesmas Sangowo terakreditasi Dasar
3. Puskesmas Sopi terakreditasi Madya
4. Puskesmas Tiley terakreditasi Madya
5. Puskesmas Wayabula terakreditasi Madya
6. Puskesmas Posi-posi terakreditasi Utama
7. Puskesmas Bere-bere terakreditasi Utama
8. Puskesmas Libano - sementara proses akreditasi

Dia menjelaskan bahwa ada 2 puskesmas yang akan segera selesai 100 persen pembangunannya di akhir Desember tahun ini, yaitu
Puskesmas Buho-Buho dan Puskesmas Leo-Leo.

"Sehingga total kabupaten Morotai saat ini memiliki 10 puskesmas di 6 kecamatan dengan fasilitas rawat jalan dan plus rawat nginap," jelasnya.

Dalam kesempatan itu bupati berharap bahwa kedepan nanti puskesmas harus menjadi gatekeeper untuk menjaga kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan puskesmas sangat lebih penting.

"Kami mengharapkan puskesmas harus dijadikan sebagai gatekeeper untuk menjaga kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, penguatan puskesmas ini sangat lebih penting," harapnya.

Dalam keterangannya, bupati mengatakan bahwa seluruh biaya pengobatan di Puskesmas Morotai akan digratiskan pada masyarakat yang memegang KTP Mrotai.

"Kami akan bebaskan seluruh biaya pengobatan di Puskesmas Morotai, dan dikhususkan bagi warga yang memegang KTP Morotai. Saya jamin tanpa pungut biaya alias gratis selamanya," katanya.

Diakhir keterangannya, bupati Morotai berpesan dan berharap pada seluruh warga masyarakat Morotai agar benar-benar memanfaatkan fasilitas ini

"Semoga fasilitas kesehatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat kabupaten Morotai," tuturnya.

ALDY M