Senin, 08 Maret 2021 | 22:11:44 WIB

HIPPMADEL Dukung Penuh SK Pemberhentian Kades Abdul Malik Gama dari Jabatannya

Rabu, 13 Januari 2021 | 12:00 WIB
  • Bupati Halsel Bahrain Kasuba saat berkunjung di desa Lata-lata, kecamatan Kasiruta Barat, pada Desember 2020. (Foto: Hasan/Lindo)

HALSEL, LINDO - Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Desa Lata-lata (HIPPMADEL) Arnol Faici mengatakan hampir 100 persen warga Lata-lata merasa bersukur dan bergembira atas penonaktifkan Abdul Malik Gama dari jabatan kepala desa (Kades) Lata-lata, pada Desember tahun 2020 kemarin.

"Saat Bupati Bahrain Kasuba menandatangani surat keputusan (SK) nomor 176 tahun 2020, tentang pemberhentian sementara jabatan kepala desa Lata-lata pada bulan kemarin, hampir semua warga disana bergembira dan besujud sukur atas penonaktifkan sudara Abdul Malik Gama dari jabatannya sebagai kades," kata Arnol pada media ini di Labuha, Halsel, Rabu (13/01\2021).

Arnol menegaskan warga Lata-lata umumnya mendukung penuh atas keputusan bupati Bahrain Kasuba soal pergantian pejabat lama ke pejabat baru. Warga kata Arnol tidak lagi menerima Abdul Maik Gama untuk memimpin desanya, karena yang bersangkutan sudah tidak layak menjadi seorang pemimpin di desa itu.

"Pas torang dengar kabar bahwa Malik Gama dinonaktifkan dari jabatan kades, maka torang semua bersorak dan bergembira atas perjuangan ini. Kami juga merasa bersukur bahwa doa kami didengar oleh sang kuasa sehingga bupati Halsel mau memberhentikan sudara Malik Gama dari jabatan itu. Pokoknya kami merasa puas dan gembira atas janji bupati Bahrain Kasuba selama ini," tandas Arnol.

Dalam kesempatan itu, Arnol menceitakan bahwa proses melengserkan Abdul Malik Gama dari jabatan kades adalah sebuah perjalanan panjang dan semua itu ada aturan dan mekanismenya. Termasuk keputusan bupati Halsel Bahrain Kasuba yang menonaktifkan Abdul Malik Gama dari jabatan itu.

"Pada tahap awal kami sudah mengusulkan baik-baik pada sudara Malik Gama, agar ia mau mundur dengan cara terhormat. Tapi lagi-lagi yang bersangkutan tetap ngotot dan tidak mau turun. Terpaksa kami dan seluruh warga membuat pernyataan sikap untuk rame-rame membubuhkan tanda tangan dan mengusulkan kepada bupati Halsel agar Malik Gama segera dinonaktifkan dari jabatan kades. Itulah kronologis singkat yang kami berjuang selama ini," ujarnya.

Arnol mengakui bahwa mereka tidak mau larut dalam persoalan Abdul Malik Gama. Lebih baik kata dia, saat ini pihaknya bersama pemerintahan baru dan warga Lata-lata berkonsentrasi untuk membangun desanya.

"Kami tidak mau larut soal pernyataan Malik Gama tentang SK itu. Pokoknya jangan lagi direspon soal manufer Malik Gama, nanti lama-lama hilang sendiri. Lebih baik sekarang ini torang rame-rame bahas anggaran 2021 untuk pembangunan desa kita, supaya ada kemajuan yang berarti. Warga butuh kemajuan desa, bukan persoalan SK itu," tandasnya.

Sementara situasi terkini pasca tumbangnya Abdul Malik Gama Cs, di desa Lata-lata masih aman terkendali. Semua warga disana dilaporkan beraktifitas seperti biasa. Ada yang berkebun, ada pula yang bernelayan, semua berjalan normal dan stabil.

"Bupati Halsel sudah memerintahkan pada kami agar tetap memberikan pelayanan pada masyarakat, termasuk memberikan rasa aman pada warga. Hingga saat ini semua berjalan normal dan aman terkendali," kata Pjs Kades Lata-lata Etus Maici.

ALDY M