Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:54:47 WIB

Satu Warga Kao Barat Hilang, Di Duga Terbawa Arus Sungai Tolabit

Kamis, 15 Juli 2021 | 02:39 WIB
  • Foto dok, Kasubsektor bersama warga mencari orang yang hilang disungai Tolabit

Lindo Halut - Kembali lagi telah hilang salah satu orang warga Desa Leleseng Kecamatan Kao Barat yang keluar dari rumahnya dan sementara dicari namun belum ditemukan.

             Kejadian tersebut sesuai dengan kronologis yang terjadi bahwa Kasubsektor Kao Barat IPDA J Ronal Tail dapat laporan dari seorang warga Desa Sangaji Jaya Yefta Oyu (48) tahun, PNS, melaporkan di tanggal 14 Juli 2021 kurang lebih pukul 09.10 wit, bahwa salah satu warga Desa Leleseng yakni Maklon Popola (55) tahun, Tani, Kristen, yang keluar dari rumahnya sejak 13 Juli 2021sekitar pukul 15.00 wit," jelas Kasubsektor.

           Selanjutnya Korban keluar dari rumah dengan tujuan ke Desa Sidomulyo (SP 5), dengan maksudnya si korban bahwa mau mengecek Baterai Aki yang sedang dirakit oleh Sukamto, guna untuk menyetrum ikan di sungai," katanya.

            Setelah mengecek Beterai Aki tersebut korban kembali lagi ke rimahnya di Desa Leleseng, namun tetapi korban kembali melewati jalan belakang dan menyebrangi sungai Tolabit.

            Tetapi saat korban kembali kondisi lagi hujan deras, dan air sungai mulai meluap/ banjir, dan keyika Korba melewati Desa Torawat sempat di tahan oleh warga setempat dengan maksud agar korban berteduh sebentar, namun tetapi korban tetap bersisi keras untuk melanjutkan perjalanan," ungkapnya.

             Setelah itu tidak tau keberadaan korban dimana, akhirnya Pemerintah Desa Leleseng dan Masyarakat yang didampingi oleh Kasubsektor Kao Barat berupaya mencari korban namun sampai saat ini korban belum juga ditemukan, " ucap Kasubsektor.

            Menurut Kasubsektor, kami bersama Pemerintah Desa serta masyarakat setempat sudah berupaya mencari dan masih lakukan pencarian terkorban namun belum juga ditemukan, sampai dengan berita ini ditayangkan kami belum tahu keberadaan korban ada di mana," tutur Kasubsektor. 

           Sementara dugaannya, korban hilang akibat terbawa arus sungai Tolabit, dan kami bersama Pemerintah Desa serta masyarakat masih berupaya terus pencarian," tutupnya.   (Jef )