Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:27:39 WIB

Vidio Propaganda Kucilkan SPSI Di PT IWIP, Ketua PUK SPKEP SPSI PT.IWIP Ancam Lapor Ke Pihak Hukum

Kamis, 29 Juli 2021 | 23:51 WIB
  • Foto (Dok) Ketua PUK SPKEP SPSI PT.IWIP Aksan Adam

LINDO HALTENG - Terkait Video Propaganda yang Mengkucilkan Serikat Pekerja Seluruh Indonesi (SPSI) di PT Weda Bay Industrial Park (IWIP) Ketua PUK SPKEP SPSI PT.IWIP Aksan Adam, Mengancam Akan Melaporkan beberapa Staf Industrial Ke Pihak Hukum, Pasalnya Vidio Yang berdurasi 1:23 dan 2:50 Menit Tersebut, Memuat Bahasa Yang Seakan-akan SPSI di PT. IWIP Membohongi Anggota Serikat.

 

Karena Menurutnya, Dari Hasil Vidio Beberapa Staf Industrial tersebut Mengancam Akan memberhentikan Pemotongan Iuran dengan Alasan Kata dia, Ada Sebanyak 390 Karyawan yang menuntut Atas pemotongan Gaji dan Tidak Memberikan Laporan Ke Manejmen.

"Padahal 390 karyawan Yang mendapat pemotongan itu bukan Anggota SPSI," Ucap Aksan, Seraya Mengatakan, Berdasarkan peraturan Organisai Diseluruh Indonesia SPSI setiap Anggota harus membayar Iuran Senilai Rp 30.000 Per Satu Anggota.

Terkait Hal tersebut, Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pimpinan Pusat Federasi Serikat pekerja Seluruh Indonesia, Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang Akan mengkaji Vidio dan propaganda secara khusus dan Apabila terjadi Hal Hal yang merugikan Maka Akan Dilaporkan Ke Pihak Hukum Sesuai dengan Aturan yang berlaku.

"Sebab Data pemotongan Gaji yang bukan Anggota SPSI sudah kami kantongi, beberapa Vidio dan bentuk surat penyataan dari karyawan juga sudah kami Kantongi Setelah itu kami akan melakukan kajian mendalam terkait dengan Masalah ini, jika hal ini terbukti pelanggaran maka kami akan melanjutkan ke Proses Hukum," Ancam Aksan Saat dikonfirmasi Media ini, Kamis (29/07/2021)

"Kami Pengurus dan Anggota Serikat Pekerja PUK SPKEP SPSI PT. IWIP. Meminta kepada Mr. Kevin Hee. Sebagai Pimpinan tertinggi di Site Tj. Ulie. Agar mengevaluasi staf HR. Industrial Relation terkait propaganda yang disebar Luaskan," Tutupnya

 

(Asdar.S)