Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:23:56 WIB

DPMD Halteng, Dianggap Gagal Atasi Masalah Pilkades Didesa Loleo

Senin, 2 Agustus 2021 | 23:17 WIB
  • Foto (Dok) Laporan Gugatan Saksi Cakades 01 dan 02 ke DPMD yang belum ditindak Lanjuti

LINDO HALTENG - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Halmahera Tengah (DPMD HALTENG) Dianggap Gagal Mengatasi Maslah Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) didesa Loleo Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Provinsi Maluku Utara (Malut). Hal tersebut disampaikan Saksi 01 (SL)Dan 02 (BS) Pada Senin ( 02/08/2021).

 

Ungkap SL, DPMD Halteng Dianggap Gagal Dikarenakan Sudah Kurang Lebih 2 Minggu, Pihak DPMD tidak Pernah Memproses Laporan Pengaduan Kecurangan Pemilihan didesa Loleo.

 

"Padahal Kami Dari 01 Dan 02 Sudah Memasukan Laporan Pengaduan Kecurangan yang dilakukan Panitia Ke DPMD dan kami Lihat DPMD sangat Cuek dan Tak Pernah Memproses Laporan Yang kami Masukan, Ada apa didalam Laporan itu? Sehingga DPMD Terkesan Diam Ditempat" Kesal SL.

 

SL Bilang, Anehnya Lagi Laporan Yang Pihaknya Masukan Bukan Asal Asalan Tapi Berdasarkan hasil Identifikasi Dilapangan Dan itu Bisa dibuktikan Apabila Pihaknya dipanggil Untuk Memberikan Keterangan soal kecurangan yang dilakukan Panitia.

 

"Kami Siap Menjadi Saksi Untuk memberikan Keterangan Atas Kecurangan yang dilakukan Panitia Apabila Diapnggil Menghadap,"Tegasnya.

 

Hal Senada juga disampaikan Oleh Saksi 02 BS Bahwa, "Panitia Pilkades Sangat terang terangan melakukan kecurangan dan Apa bila dipanggil oleh DPMD, Kami saksi dari 02 juga siap menjadi Saksi atas pengaduan yang kami Masukan," Ujar BS 

 

"Kami Juga meminta Kepada DPMD Agar secepatnya Memproses dan menindak lanjuti Laporan pengaduan Yang Kami Masukan," Tambahnya.

 

Lanjut dia, Kalaupun DPMD tidak secepatnya memproses laporan pengaduan tersebut "Maka Kami Menganggap DPMD Juga Sama sama Curang dan Kami tidak Akan percaya Dengan DPMD Lagi," Tutur tegas BS.

 

Terpisah Kadis PMD Rivani, Saat dikonfirmasi melalui Via telpon Tak direspon. sehingga berita ini dipublis.(TIM)